Biaya dan Proses Mendirikan PT Terbaru 2021

Biaya dan Proses Mendirikan PT Terbaru 2021

NEWS  |  31 March 2021

Kisaran Biaya Mendirikan PT dan Proses Lengkap Mendirikannya

Perseroan Terbatas atau PT memang sangat familiar dijumpai di Indonesia. Banyak pelaku usaha yang memilih sistem PT untuk usaha mereka. Mendirikan PT memakan waktu dan proses yang cukup panjang. Tidak hanya itu, biaya mendirikan PT juga harus disiapkan sebaik mungkin di awal pengurusan. Dengan begitu, proses pendiriannya bisa dilakukan dengan lancar dan tanpa hambatan. Lalu, berapa kisaran biaya untuk mendirikan PT dan bagaimana tahap pendiriannya?

Kisaran Biaya Mendirikan PT

Pada dasarnya, perlu Anda tahu bahwa tidak ada standar tetap yang mengatur berapa besar biaya mendirikan PT. Namun, kisaran pengurusan PT di tahun 2020 yang umum dijumpai adalah antara 6-8 juta rupiah. Besarnya biaya mendirikan PT ini juga masih bervariasi dan tergantung pada faktor-faktor lain saat pengurusan PT itu berlangsung.

Beberapa faktor yang bisa menentukan biaya mendirikan PT adalah:

  1. lokasi atau domisili usaha yang akan didirikan
  2. bentuk usaha PT
  3. modal dasar pendirian PT
  4. dan lama proses pengurusan pembuatan PT

Jumlah biaya mendirikan PT tersebut harus Anda persiapkan dengan baik sebelum mendirikan PT. Dengan begitu, semua urusan perizinan bisa dilakukan dengan lancar. Lalu, bagaimana proses pendirian PT itu?

Tahapan Proses Pendirian PT

Setelah menyiapkan biaya mendirikan PT, maka Anda bisa melanjutkan ke proses pendiriannya. Inilah tahapan pengurusan perseroan terbatas:

1. Pembuatan Akta Pendirian Perusahaan di Notaris

Pendirian perusahaan akan diawali dengan membuat akta pendirian perusahaan. Untuk urusan ini bisa Anda serahkan kepada notaris yang sudah profesional. Notaris yang sudah Anda pilih akan memeriksa nama perusahaan yang sebelumnya sudah Anda pilih. Apakah memang nama tersebut bisa dipakai dan belum ada yang menggunakannya. Apabila memang bisa digunakan, maka notaris akan melakukan reservasi atau booking nama tersebut untuk perusahaan.

Jika reservasi sudah berhasil dilakukan, notaris akan melanjutkan prosesnya dengan membuat draft akta pendirian perusahaan. Akta ini akan berisi semua informasi dan data mengenai lokasi dan pendiri dari perusahaan. Apabila proses pembuatan draft berjalan lancar, maka proses pembuatan akta dilanjutkan dengan proses penandatanganan.

2. Tanda Tangan Pendiri Perusahaan Didepan Notaris

Draft akta pendirian yang sudah dibuat dan diperiksa oleh pendiri perusahaan selanjutnya harus ditanda tangani. Semua pendiri PT sangat dianjurkan untuk hadir dan menandatangani akta tersebut. Namun apabila memang berhalangan untuk hadir maka bisa mewakilkan orang lain untuk tanda tangan dengan syarat sudah melampirkan surat kuasa yang sah.

Setelah tanda tangan selesai, maka notaris akan membuatkan copy akta pendirian dan memberikan SK Kemenkumham. Adanya SK ini sebagai bukti bahwa akta pendirian yang dibuat sudah sah di mata hukum. Selanjutnya, proses bisa dilanjutkan ke pengurusan NPWP dan SKT.

3. Mengurus NPWP dan SKT Perusahaan

Setelah itu, proses pendirian PT berlanjut untuk mengurus NPWP dan SKT (Surat Keterangan Terdaftar). Pengurusan ini bisa Anda lakukan di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) yang satu domisili dengan lokasi PT yang akan didirikan. Setelah selesai, maka Anda akan mendapatkan surat NPWP dan SKT untuk perusahaan dan bisa melanjutkan ke proses berikut.

4.  Mengurus Pendaftaran Perusahaan Agar Mendapat NIB

NIB atau Nomor Induk Berusaha wajib dimiliki oleh PT supaya bisa beroperasi. NIB ini merupakan pengganti dari API, RPTKA, NIK, dan TDP usaha. Untuk mendaftarkan perusahaan, Anda bisa memanfaatkan sistem Online Single Submission atau OSS. Lakukan pendaftaran dengan melampirkan berbagai dokumen yang sudah berhasil diperoleh sebelumnya.

Dokumen tersebut diantaranya adalah akta pendirian perusahaan, SK Kemenkumham, sampai NPWP perusahaan. Apabila sudah dipenuhi dan diselesaikan, Anda akan mendapatkan NIB dan lanjut ke proses yang terakhir.

5. Mengajukan Izin Usaha dan Izin Komersial untuk Perusahaan

Tahapan yang terakhir adalah mengajukan izin usaha. Nantinya, izin usaha ini akan menggantikan SIUP (Surat Izin Perdagangan) untuk perusahaan Anda. Ajukan izin usaha terlebih dahulu baru mengajukan izin komersial. Untuk izin komersial ini sifatnya tidak wajib.

Izin komersial diajukan jika perusahaan yang dimiliki memang berkegiatan pada bidang usaha yang membutuhkan perizinan khusus. Misalnya adalah perusahaan obat-obatan dan perusahaan makanan. Jika sudah mendapatkan izin ini, maka PT sudah sah di mata hukum dan bisa melakukan kegiatan operasionalnya.

Itulah kisaran biaya mendirikan PT dan tahapan prosesnya. Umumnya untuk mengurus dari awal sampai akhir, Anda akan memakan waktu kurang lebih 2 (dua) bulan. Waktu pengurusan ini bisa menjadi lebih singkat jika Anda menggunakan jasa UNIO. UNIO adalah perusahaan jasa pengurusan PT dan CV yang sudah berpengalaman dan profesional sejak tahun 2016.

Biaya mendirikan PT di UNIO juga tergolong terjangkau. Pastinya juga sesuai dengan cakupan layanan yang ditawarkan. Dengan mengurus di UNIO, Anda akan mendapatkan akta pendirian perusahaan, SK Kemenkumham, BNRI, NPWP & SKT, NIB, dan SIUP. Prosesnya cepat, akuntabel, dan pastinya tidak akan membuat ribet. Segera kunjungi https://www.unio.co.id/service/pembuatan-pt-cv untuk melihat penawaran terbaik dari UNIO sekarang juga!